Image by FlamingText.com
Image by FlamingText.com
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL KESEHATAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL KESEHATAN. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Desember 2011

ZAT ADIKTIF






A. Pengertian Zat Adiktif

Zat adiktif adalah obat serta bahan-bahan aktif yang apabila dikonsumsi oleh organisme hidup dapat menyebabkan kerja biologi serta menimbulkan ketergantungan atau adiksi yang sulit dihentikan dan berefek ingin menggunakannya secara terus-menerus yang jika dihentikan dapat memberi efek lelah luar biasa atau rasa sakit luar biasa.

B. Jenis Obat Yang Berzat Adiktif

Sesuai dengan Undang-Undang No.5 Tahun 1997 tentang Psikotropika menyebutkan beberapa obat yang mengandung zat adiktif di antaranya adalah :
1. Amfetamin
2. Amobarbital, Flunitrazepam
3. Diahepam, Bromazepam, Fenobarbital
4. Minuman Beralkohol / Minuman Keras / Miras
5. Tembakau / Rokok / Lisong
6. Halusinogen
7. Bahan Pelarut seperti bensin, tiner, lem, cat, solvent, dll

C. Dampak / Efek yang Dapat Ditimbulkan Zat Adiktif

1. Efek/Dampak Penyalahgunaan Minuman Alkohol
Alkohol dalam minuman keras dapat menyebabkan gangguan jantung dan otot syaraf, mengganggu metabolisme tubuh, membuat janis menjadi cacat, impoten serta gangguan seks lainnya.


2. Efek/Dampak Penyalahgunaan Ganja
Zat kandungan dalam ganja yang berbahaya dapat menyebabkan daya tahan tubuh berkurang dan melemah sehingga mudah terserang penyakit dan infeksi serta memperburuk aliran darah koroner.

3. Efek/Dampak Penyalahgunaan Halusinogen
Halusinogen dalam tubuh manusia dapat mengakibatkan pendarahan otak.

4. Efek/Dampak Penyalahgunaan Kokain
Zat adiktif kokain jika dikonsumsi dalam jangka panjang dapat menyebabkan kekurangan sel darah putih atau anemia sehingga dapat membuat badan kurus kering. Selain itu kokain menimbulkan perforesi sekat hidung (ulkus) dan aritma pada jantung.

5. Efek/Dampak Penyalahgunaan Opiat / Opioda
Zat opioda atau opiat yang masuk ke dalam badan manusia dapat mengganggu menstruasi pada perempuan / wanita serta impotensi dan konstipasi khronuk pada pria / laki-laki.

6. Efek/Dampak Penyalahgunaan Inhalasia
Inhalasia memiliki dampak buruk bagi kesehatan kita seperti gangguan pada fungsi jantung, otak, dan lever.

7. Efek/Dampak Penyalahgunaan Non Obat
Dalam kehidupan sehari-hari sering kita temui benda-benda yang disalahgunakan oleh banyak orang untuk mendapatkan efek tertentu yang dapat mengakibatkan gangguan kesehatan. Contoh barang yang dijadikan candu antara lain seperti bensin, thiner, racun serangga, lem uhu, lem aica aibon. Efek dari penggunaan yang salah pada tubuh manusia adalah dapat menimbulkan infeksi emboli.


1. Zat Pengawet
Pengawet buatan(sintetis): Natrium benzoat, natrium nitrat, kalsium propionat, dan asam sorbat.
Pengawet alami: Gula, garam, cuka.

2. Zat Pewarna
Pewarna buatan: eritrosin (merah), kuning FCF (kuning), hijau FCF (hijau), tartazine.
Pewarna alami:
> Warna kuning: kunyit dan wortel.
> Warna merah: wortel dan tomat.
> Warna hijau: daun suji dan daun pandan.
> Warna biru: anggur.
> Warna coklat: karamel.

3. Zat Pemanis
Pemanis buatan: sorbitol, aspartam, sakarin, siklamat.
Pemanis alami: gula, madu.

4. Zat Penyedap
Penyedap buatan: MSG, isoamil astetat, etil butirat.
Penyedap alami: cengkeh, kayu manis, rempah-rempah, bawang putih dan bawang bombay.





Sabtu, 29 Oktober 2011

KONSUMSI SEHAT UNTUK PENDERITA ASAM URAT

Diet bagi Penderita Gangguan Asam Urat Penderita asam urat tinggi, memang harus hati-hati terhadap makanan. Diet yang dilakukan, harus memenuhi syarat sebagai berikut :

 • Pembatasan purin 
Apabila telah terjadi pembengkakan sendi maka penderita gangguan asam urat harus melakukan diet bebas purin. Namun karena hampir semua bahan makanan sumber protein mengandung nukleoprotein maka hal ini hampir tidak mungkin dilakukan. Maka yang harus dilakukan adalah membatasi asupan purin menjadi 100-150 mg purin per hari (diet normal biasanya mengandung 600-1.000 mg purin per hari).

 • Kalori sesuai kebutuhan Jumlah asupan kalori harus benar disesuaikan dengan kebutuhan tubuh berdasarkan pada tinggi dan berat badan. 
Penderita gangguan asam urat yang kelebihan berat badan, berat badannya harus diturunkannn dengan tetap memperhatikan jumlah konsumsi kalori. Asupan kalori yang terlalu sedikit juga bisa meningkatkan kadar asam urat karena adanya keton bodies yang akan mengurangi pengeluaran asam urat melalui urin.

 • Tinggi karbohidrat Karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong, roti dan ubi sangat baik dikonsumsi oleh penderita gangguan asam urat karena akan meningkatkan pengeluaran asam urat melalui urin. Konsumsi karbohidrat kompleks ini sebaiknya tidak kurang dari 100 gram per hari. Karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, permen, arum manis, gulali, dan sirop sebaiknya dihindari karena fruktosa akan meningkatkan kadar asam urat dalam darah. 

• Rendah protein Protein terutama yang berasal dari hewan dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Sumber makanan yang mengandung protein hewani dalam jumlah yang tinggi, misalnya hati, ginjal, otak, paru dan limpa. Asupan protein yang dianjurkan bagi penderita gangguan asam urat adalah sebesar 50-70 gram/hari atau 0,8-1 gram/kg berat badan/hari. Sumber protein yang disarankan adalah protein nabati yang berasal dari susu, keju dan telur
.
 • Rendah lemak Lemak dapat menghambat ekskresi asam urat melalui urin. Makanan yang digoreng, bersantan, serta margarine dan mentega sebaiknya dihindari. Konsumsi lemak sebaiknya sebanyak 15 persen dari total kalori. 

• Tinggi cairan Konsumsi cairan yang tinggi dapat membantu membuang asam urat melalui urin. Karena itu, Anda disarankan untuk menghabiskan minum minimal sebanyak 2,5 liter atau 10 gelas sehari. Air minum ini bisa berupa air putih masak, teh, atau kopi. Selain dari minuman, cairan bisa diperoleh melalui buah-buahan segar yang mengandung banyak air. Buah-buahan yang disarankan adalah semangka, melon, blewah, nanas, belimbing manis, dan jambu air. Selain buah-buahan tersebut, buah-buahan yang lain juga boleh dikonsumsi karena buah-buahan sangat sedikit mengandung purin. Buah-buahan yang sebaiknya dihindari adalah alpukat dan durian, karena keduanya mempunyai kandungan lemak yang tinggi

 • Tanpa alkohol Berdasarkan penelitian diketahui bahwa kadar asam urat mereka yang mengonsumsi alkohol lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi alkohol. Hal ini adalah karena alkohol akan meningkatkan asam laktat plasma. Asam laktat ini akan menghambat pengeluaran asam urat dari tubuh  

Jenis makanan yang sebaiknya dihindari oleh penderita asam urat antara lain adalah : 
Makanan laut seperti udang, kepiting, remis, dan tiram, cumi-cumi. Minuman yang mengandung alkohol seperti tape, bir, tuak pahit, dll. 
Makanan kaleng seperti sarden, kornet sapi, dll. 
Jeroan seperti usus, hati, limpa, paru, otak, jantung, ginjal, dll. 
beberapa jenis buah-buahan seperti durian, alpokat, air kelapa muda, emping melinjo, dll 
Kaldu daging,

 Jenis makanan yang boleh dikonsumsi dalam jumlah sedikit antara lain : 
Tahu dan tempe. Ikan, daging kambing, daging ayam, daging sapi. 
Beberapa jenis sayuran tertentu seperti kangkung, bayam, brokoli, dan tauge, daun pepaya, asparagus, kacang-kacangan, jamur.
Makanan berlemak seperti santan, margarine, mentega, atau goreng-gorengan. Lemak dapat menghambat pengeluaran asam urat lewat urin. 

Jenis makanan yang boleh dikonsumsi adalah : 
Keju, susu, telur. yoghurt
Makanan sumber karbohidrat seperti beras, kentang, singkong, terigu, tapioka, hunkwe, makaroni, mi, bihun, roti, dan biskuit.
Tetapi, karbohidrat sederhana golongan fruktosa seperti gula, permen, arum manis, gulali, dan sirop sebaiknya dihindari karena fruktosa dapat meningkatkan kadar asam urat. 
Buah-buahan seperti semangka, melon, nanas, belimbing manis, dan jambu air, pisang, jeruk, strawberry.  Buah-buahan lain juga boleh dimakan kecuali durian dan alpokat.
pada sayuran diperbolehkan mengkonsumsi wortel, kentang, 

Jumat, 16 September 2011

NEW SPIRIT AND MOTIVATION

Selamat datang di awal Tingkat 2...

alhamdulillah berbagai macam hambatan dan godaan sudah di lewati dengan lancar. meskipun nilai semester 2 sedikit turun tapi bisa menyeimbangi nilai dengan baik. saya puas dan bangga dengan hasil yang didapat karena memang itu sesuai dengan perjuangan yang sudah dilakukan selama 1 tahun terakhir ini.

hmmm... ngomong-ngomong masalah nilai, saya harus bisa lebih semangat untuk meningkatkan indeks prestasi agar bisa mendapatkan beasiswa di tingkat 3. memang itu loh yang saya harapkan untuk saat ini, mendapatkan BEASISWA..

Di semester 3 ini, saya harus lebih serius. kenapa ? karena mata kuliah yang di hadapi nanti itu sudah berkaitan dengan jurusan yang saya ambil, FARMASI. Tidak mudah bagi mahasiswa yang dulu lulusan dari SMA untuk mengikuti pelajaran ini. dibanding lulusan SMA, anak SMF itu lebih berpengalaman. 

Eitz.... tapi jangan pesimis dahulu ya teman-teman yang senasib dengan ku, masih ada usaha yang bisa kita lakukan untuk melakukan perubahan. hehehe..

Gimana caranya ???

hmmmh.... begitu banyak solusi dan tips berceceran dimana-mana. kalo saya sih lebih percaya pada kemampuan diri sendiri. suatu keadaan itu bisa kita ubah dengan tangan kita sendiri. jadi untuk semester ini saya harus bisa merubah pikiran untuk lebih terbuka tentang dunia farmasi dan bekerja lebih keras agar bisa menghasilkan indeks prestasi yang memuaskan. Pasti tiap anak pengen lihat orang tua bangga kan ? ya begitu juga saya. apalagi mengingat keluarga berasal dari keluarga yang biasa saja jadi tidak ada salahnya kan untuk melakukan perubahan yang LUAR BIASA..

Jangan takut untuk bermimpi kawan !

Meskipun diri ini memiliki kekurangan dalam hal materi tapi yakinlah Allah selalu ada didekat kita, dan mencintai setiap hamba-Nya yang mau berusaha. jadi ayo kita rencanakan sematang mungkin untuk masa depan kita yang cerah. ingat, jangan cuma direncanakan saja tapi dilakukan, oke ?!

Untuk teman kuliah yang satu jurusan maupun yang beda jurusan, yuk kita berjuang bersama untuk memperdalam bakat kita. tidak harus pintar tapi harus paham apa yang kita pelajari dan yang kita dapat. 
Untuk keluarga saya terutama mama, insyaallah ananda disini berusaha semaksimal mungkin untuk mengharumkan keluarga. 

SEMANGAT menghadapi kuliah semester 3 tahun ini...

WISH YOU ALL THE BEST, GOOD LUCK !!

-SastRa-



Minggu, 29 Mei 2011

Jangan Biarkan Migrain Datang

MIGRAIN merupakan rasa nyeri kepala yang berdenyut yang sering kali disertai dengan rasa mual dan muntah. Penderita biasanya akan sensitif terhadap cahaya, suara, bahkan bau-bauan. Kebanyakan orang yang menderita penyakit ini hanya merasakan sakit kepala sebelah.

Apakah migrain hanya menyerang satu sisi kepala? Ternyata tidak. Tak tertutup kemungkinan kedua sisi kepala sakit dalam waktu yang bersamaan. Terkadang migrain sedikit sulit dibedakan dengan sakit kepala jenis lain, seperti gangguan pada sinus atau akibat ketegangan otot leher yang mempunyai gejala hampir sama dengan gejala migrain.

Migrain dapat dibagi menjadi dua golongan besar. Pertama, migrain biasa atau migrain tanpa aura. Kebanyakan penderita migrain masuk ke dalam jenis ini. Gejalanya ditandai dengan rasa nyeri di kepala yang berdenyut di salah satu sisi dengan intensitas yang sedang sampai yang berat dan semakin parah pada saat akan beraktivitas. Penderita merasa mual, muntah, sensitif terhadap cahaya matahari, suara, dan bau.

Kedua, migrain klasik atau migrain biasanya didahului oleh suatu gejala yang dinamakan aura yang terjadi dalam 30 menit sebelum timbul migrain. Ini merupakan 30 persen dari semua migrain.

Ada pula tipe migrain yang disebabkan oleh haid, yaitu migrain yang terjadi sebelum haid, selama haid, dan sesudah haid. Lalu ada juga migrain komplikasi, yaitu migrain yang disertai dengan gejala gangguan sistem saraf, misalnya rasa geli, kesulitan berbicara, dan ketidakmampuan menggerakkan tangan dan kaki. Tapi pada migrain yang satu ini, gejala syaraf tetap bertahan walaupun migrain telah sembuh.

Faktor Penyebab

Pada umumnya yang lebih banyak menderita migrain adalah perempuan. Dan biasanya terjadi 2 atau 3 kali. Migrain sendiri paling sering menyerang orang dewasa yang berusia 20-50 tahun. Tapi seiring bertambahnya usia, tingkat keparahan dan keseringan semakin menurun.

Selain perempuan dan orang dewasa, migrain juga dapat menyerang anak-anak dan remaja, baik dengan aura maupun tidak. Dan orang-orang yang sangat berisiko menderita penyakit ini adalah orang yang datang dari keluarga yang punya riwayat migrain.

Sampai saat ini belum diketahui secara pasti dan jelas apa yang menyebabkan terjadinya migrain. Menurut dugaan para ahli, migrain timbul karena adanya hiperaktivitas umpuls listrik otak sehingga meningkatkan aliran darah otak dan proses inflamasi. Pelebaran dan inflamasi ini menyebabkan timbulnya nyeri dan gejala yang lain.

Sekalipun belum diketahui secara pasti faktor penyebabnya, stress dan perubahan aktivitas rutin disinyalir dapat pencetus lainnya adalah mengonsumsi makanan tertentu seperti cokelat, MSG, dan kopi. Tidur secara berlebihan ataupun kurang tidur juga dapat menjadikan kita terserang migrain, tidak makan, perubahan cuaca atau tekanan udara, tekanan emosi, bau yang sangat menyengat atau asap rokok, dan sinar yang sangat terang atau sinar matahari.

Pengobatan dan Pencegahan

Jika serangan migrain datang, Anda bisa mengatasinya dengan obat antinyeri yang mengandung parasetamol, asetosal, dan kafein. Atau bisa juga mengonsumsi obat anti inflamasi nonsteroid. Obat-obat seperti ini banyak dijual di pasar.

Selain mengonsumsi obat-obatan, cara paling baik yang harus Anda lakukan adalah mengenali pencetusnya dan kemudian mencegahnya. Kalau migrain datang karena stress, carilah cara untuk menghilangkan stress. Kalau migrain datang karena Anda kurang beristirahat, beristirahatlah yang cukup.

http://lifestyle.okezone.com/read/2011/05/05/195/453581/jangan-biarkan-migrain-datang

Intoleransi Laktosa

Rasanya enak ya jika pagi-pagi selain minum teh hangat, kita juga bisa ditemani dengan segelas susu. Tapi waktu aku coba meminum susu rasa vanila, anehnya kepalaku beberapa saat pusing, dan 1-2 jam kemudian ngerasa sakit perut gitu. Padahal aku tidak salah makan dan susu yang aku minum itu masih tidak expired. Dari situ aku ganti susu dengan rasa cokelat atau strawberry.

Beberapa hari kemudian aku coba lagi meminum susu rasa cokelat dingin. Segar sekali kedalam badanku. Tapi beberapa saat kemudian gejala pusing-pun datang lagi meskipun tidak separah sebelumnya. Aku makin bingung, kenapa ya ?

Kejadian itu terjadi sudah lama sekali. Dan sekarang aku tahu kenapa bias seperti itu setelah mengenal istilah “intoleransi laktosa”
Apa itu intoleransi laktosa ???

Intoleransi terhadap Laktosa (Lactose Intolerance) adalah kondisi di mana seseorang tidak mampu mencerna laktosa, yaitu bentuk gula yang berasal dari susu. Ketidakmampuan ini bisa disebabkan oleh kurangnya atau tidak mampunya tubuh memproduksi LAKTASE, yaitu salah satu enzim pencernaan yang diproduksi oleh sel-sel di usus kecil yang bertugas memecah gula susu menjadi bentuk yang lebih mudah untuk diserap ke dalam tubuh. Kondisi ini disebut juga Defisiensi Laktase (Lactase Deficiency).
Dalam kondisi normal, ketika laktosa mencapai system pencernaan, enzim lactase akan segera bekerja memecah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa. Galaktosa sendiri oleh hati akan diubah menjadi glukosa, thus meningkatkan kadar gula dalam darah. Oleh karena itu, tidak meningkatnya kadar gula darah setelah minum susu bisa dianggap sebagai diagnosa adanya intoleransi laktosa.

Pada beberapa kasus, ada anak-anak yang terlahir tanpa kemampuan memproduksi enzim lactase. Namun kondisi ini membaik secara alami seiring waktu sampai sekitar usia 2 tahun, tubuh mulai ‘belajar’ memproduksi lactase sedikit demi sedikit. Sehingga tidak heran jika pada usia dewasa, gejala-gejala intoleransi laktosa bisa berangsur-angsur hilang.
Produk-produk Mengandung Laktosa

Selain dari susu dan olahannya (seperti keju dan mentega), laktosa juga sering ditambahkan ke dalam berbagai produk jadi. Penderita intoleransi laktosa sebaiknya mengetahui produk-produk makanan apa saja yang mungkin mengandung laktosa, walaupun dalam jumlah yang sangat kecil. Beberapa produk yang mungkin mengandung laktosa antara lain: Roti, biscuit, kue kering, dan sejenisnya.

Pembeli yang cermat hendaknya memperhatikan label makanan yang dibeli dengan seksama, bukan hanya untuk kandungan ‘susu’ dan ‘laktosa’, tapi juga untuk kandungan turunan susu seperti ‘whey’, ‘curds’, ‘hasil sampingan susu’, ‘serbuk susu’, dan ‘serbuk susu nonfat’. Jika di dalam label tercantum kandungan-kandungan di atas, bisa dipastikan produk tersebut mengandung laktosa. Sebagai informasi tambahan, saat ini laktosa juga masih digunakan sebagai bahan pengisi obat.

Gejala Intoleransi Laktosa

Laktosa yang tidak tercerna akan menumpuk di usus besar dan terfermentasi, menyebabkan gangguan pada usus seperti nyeri perut, keram, kembung dan bergas, serta diare, sekitar setengah jam sampai dua jam setelah mengkonsumsi produk laktosa. Gejala-gejala ini kadang-kadang disalahartikan sebagai gangguan saluran pencernaan. Tingkat keparahan gejala-gejala tersebut bergantung pada seberapa banyak laktosa yang dapat ditoleransi oleh masing-masing tubuh. Gejala-gejala ini mirip dengan reaksi alergi susu, namun pada kasus alergi, gejala-gejala ini timbul lebih cepat, kadangkala hanya dalam hitungan menit.
Jika seseorang yang menderita defisiensi lactase tidak menghindari produk-produk yang mengandung laktosa, lama kelamaan orang tersebut dapat kehilangan berat badan dan menderita malnutrisi.

Yang Boleh dan Yang Tidak Boleh

Walaupun kondisi intoleransi laktosa tidak terbilang berbahaya bagi kesehatan, namun kondisi ini cukup mengganggu si penderita. Oleh karena itu, penderita intoleransi laktosa sebaiknya belajar memilah-milah makanan atau minuman mana saja yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi. Kurangi, atau jika intoleransi demikian parah, hindari konsumsi produk-produk mengandung laktosa. Jika tidak sanggup hidup tanpa susu, ada baiknya mengkonsumsi suplemen berisi enzim lactase tiap kali mengkonsumsi produk-produk beresiko, tentunya dengan pengawasan dokter. Bagi wanita usia lanjut yang beresiko osteoporosis, atau anak-anak yang berada dalam usia pertumbuhan yang terpaksa harus menghindari produk-produk mengandung susu, kebutuhan kalsium dapat dipenuhi dari banyak makan sayuran hijau, ikan, dan produk kaya kalsium yang bebas laktosa. Yang terpenting adalah berhati-hati dalam pemilihan pola makan, dan rekomendasi suplemen dari dokter adalah kunci dalam mengurangi gejala-gejala dan memberikan perlindungan kesehatan terhadap si penderita.

Waah… jelas sekali kan apa itu intoleransi laktosa. Dari informasi itu, aku mulai mengganti susu dengan dengan yoghurt. Yogurt mengandung protein tinggi. Zat gizi lain yang penting untuk tubuh juga terdapat dalam yogurt, sebut saja karbohidrat, kalori, lemak, kalsium, serta vitamin.
Dengan berbagai kandungan zat gizi tersebut, yogurt tak hanya menyehatkan pencernaan dan berdampak pada kesehatan kulit. Yogurt, jika dikonsumsi 400 miligram per hari, bisa membantu menambah asupan nutrisi yang dibutuhkan tubuh setiap harinya. Jika merasa belum terbiasa makan yogurt setiap hari, setidaknya mencoba mengonsumsi rutin tiga kali seminggu.